Pembelajaran Remedial Berbasis TIK di Sekolah Dasar
![]() |
| Foto : unair.ac.id |
Pembelajaran remedial merupakan pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kompetensi minimal yang diharapkan, yakni kompetensi dasar. Melalui pembelajaran remedial, guru memberikan perbaikan pembelajaran pada kompetensi dasar yang belum dikuasai peserta didik melalui upaya tertentu berupa strategi pembelajaran yang terdiri atas metode, media, bahan ajar, dan instrumen penilaian yang berbeda dengan pembelajaran sebelumnya sesuai dengan sifat, jenis, dan latar belakang kesulitan belajar peserta didik.
Pembelajaran remedial dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan hak peserta didik untuk belajar sesuai dengan kemampuan awal, kecerdasan, kepribadian, bakat, potensi, minat, motivasi, dan gaya belajarnya. Melalui pembelajaran remedial, guru akan membantu peserta didik untuk memahami kesulitan belajarnya, mengatasi kesulitan tersebut dengan memperbaiki cara belajar dan sikap belajar yang mendorong tercapainya hasil belajar yang optimal.
Pembelajaran remedial dilakukan ketika peserta didik teridentifikasi mengalami kesulitan dalam mempelajari materi pembelajaran dalam kompetensi dasar tertentu. Guru harus segera melakukan perbaikan pembelajaran sesuai dengan kesulitan belajar peserta didik, baik di luar jam pelajaran efektif maupun ketika proses pembelajaran berlangsung jika memungkinkan sampai peserta didik menguasai kompetensi dasar yang diharapkan.
Pembelajaran remedial dapat dilakukan secara individual maupun kelompok dengan bantuan TIK agar memudahkan guru untuk memfasilitasi ragam gaya belajar peserta didik.
Pembelajaran secara individual dilakukan jika setiap peserta didik mengalami kesulitan belajar pada materi pembelajaran yang berbeda, sedangkan pembelajaran secara kelompok dilakukan jika terdapat beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan belajar pada materi pembelajaran yang sama. TIK dapat dimanfaatkan untuk menunjang efektivitas pembelajaran remedial, mulai dari identifikasi permasalahan pembelajaran, perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan penilaian hasil belajar pembelajaran remedial.
Metode yang diterapkan dalam pembelajaran remedial berbeda dengan metode pembelajaran yang telah diterapkan sebelumnya dapat berbentuk pemberian tugas, diskusi, tanya jawab, kerja kelompok, tutor sebaya, dan metode lainnya dengan prinsip-prinsip sebagai berikut.
Adaptif
Pembelajaran remedial hendaknya memungkinkan peserta didik untuk belajar sesuai dengan daya tangkap, kesempatan, dan gaya belajar masing-masing. TIK dapat digunakan untuk mengolah data tentang kesulitan belajar peserta didik.
Interaktif
Pembelajaran remedial hendaknya melibatkan keaktifan guru untuk secara intensif berinteraksi dengan peserta didik dan selalu memantau kemajuan belajar peserta didik. TIK dapat digunakan untuk memantau kemajuan belajar peserta didik.
Fleksibel
Pembelajaran remedial perlu menggunakan berbagai metode pembelajaran dan metode penilaian yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. TIK dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran ketika metode pembelajaran tertentu diterapkan.
Umpan balik
Umpan balik berupa informasi yang diberikan kepada peserta didik mengenai kemajuan belajarnya perlu diberikan sesegera mungkin agar dapat menghindari kekeliruan belajar yang berlarut-larut. TIK dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menyampaikan kemajuan belajar peserta didik.
Pelayanan sepanjang waktu
Pembelajaran remedial harus berkesinambungan dan programnya selalu tersedia agar setiap saat peserta didik dapat mengaksesnya sesuai dengan kesempatan masing-masing. TIK dapat digunakan sebagai wahana untuk peserta didik belajar berkesinambungan tanpa tatap muka atau melalui dalam jaringan (daring), misalnya dengan memanfaatkan media WhatsApp (WA) atau media daring lainnya.
